Rabu, 10 Oktober 2012

SP 1 ISOLASI SOSIAL


STRATEGI PELAKSANAAN
TINDAKAN KEPERAWATAN SETIAP HARI
ISOS

Masalah utama : Isolasi social

Pertemuan : Ke-1, SP 1

Namaklien : Tn.  Y

Ruangan :Puri Nurani

Hari / tanggal :  Senin, 23 Juli 2012

A.    Proses Keperawatan

1.      Kondisi Klien
klien mengatakan malas bergaul dengan orang lain, Klien mengatakan orang lain tidak mau menerimanya, klien terlihat menyendiri dan tidak mau berinteraksi dengan orang lain
2.      Diagnosa Keperawatan
Isolasi sosial
3.      Tujuan Khusus
-          Klien dapat membina hubungan saling percaya
-          Klien dapat menyebutkan penyebab menarik diri
-          Klien dapat menyebutkan keuntungan berhubungan social dan kerugian tidak berhubungan sosial (menarik diri)
-          Klien dapat melaksanakan hubungan sosial secara bertahap
4.      Tindakan Keperawatan
-          Bina hubungan saling percaya
-          Identifikasi penyebab ISOS
-          Diskusikan dengan klien tentang keuntungan berinteraksi dan kerugian tidak berinteraksi
-          Ajarkan klien cara berkenalan denga orang lain
-          Anjurkan klien memasukkan kegiatan latihan berbincang-bincang kedalam jadwal harian


B.     Proses Pelaksanaan

1.      Orientasi
a)      Salam Terapeutik
“Selamat pagi bapak, perkenalkan nama saya Ariska, yang akan berbincang-bincang dengan bapak hari ini. Kalau boleh tau nama bapak siapa, lebih senang dipanggil apa?”

b)      Evaluasi / Validasi
“Bagaimana perasaan bapak pada hari ini? Kegiatan apa saja yang sudah bapak lakukan pada hari ini?”

c)      Kontrak
“Baiklah, pada hari ini saya akan membantu bapak untuk menyelesaikan masalah bapak, nanti kita akan berbincang-bincang sebentar mengenai masalah bapak. Bagaimana apakah bapak mau? Tidak lama kok waktunya hanya 10 menit dari pukul 10:00-10:10 WIB, tempatnya didepan ruangan bapak saja ya, Bagaimana apakah bapak setuju?”

d)     Tujuan
“Tujuan kita berbincang-bincang yaitu agar kita bisa saling mengenal lebih dekat lagi serta mempermudah bapak berkenalan dan berbincang-bincang dengan orang lain.”

2.      Fase Kerja
-          “Baiklah pak, yang menyebabkan bapak berada disini karena apa?”
-          “Yang bapak rasakan selama dirumah sakit bagaimana?”
-          “Kok bapak sendirian saja, yang menyebabkan bapak tidak bergaul dengan yang lain kenapa?”
-          “bapak tahu, keuntungan berinteraksi dan kerugian tidak berinteraksi dengan orang lain?”
-          “Keuntungan berinteraksi yaitu kita bisa mempunyai teman dan bisa saling tolong menolong, sedangkan kerugian tidak berinteraksi yaitu kita tidak akan mempunyai teman dan tidak akan ada yang akan menolong kita jika kita punya masalah nanti”
-          “Baiklah sekarang saya akan mengajarkan bapak cara berkenalan sekaligus berinteraksi dengan orang lain, nanti bapak berjabat tangan dengan saya kemudian sebutkan nama, hobi dan alamat bapak. Nanti ibu tanya balik kepadan saya, namanya siapa, hobinya apa dan alamatnya dimana. Kira-kira seperti itu, sekarang coba bapak sebutkan cara berkenalan seperti yang baru saya ajarkan tadi”
-          “Bagus pak, saya harap bapak dapat memasukkan kegiatan ini kedalam jadwal harian bapak”

C.     Terminasi
1.      Evaluasi Subjektif
“Bagaimana perasaan bapak setelah kita berbincang-bincang dan belajar cara berkenalan serta berinteraksi dengan orang lain?”

2.      Evaluasi Objektif
“Coba bapak ulangi kembali apa saja yang sudah kita lakukan tadi, yaitu pada cara berkenalan dan berinteraksi dengan orang lain?”

3.      Tindak Lanjut
“Pertemuan kita kali ini saya rasa cukup, saya harap bapak dapat berlatih cara berkenalan dan berinteraksi dengan teman bapak, dan jangan lupa memasukkan kegiatan ini kedalam jadwal harian bapak.”

4.      Kontrak Yang Akan Datang
“Baiklah pak, besok kita akan bertemu lagi untuk melihat jadwal kegiatan yang bapak buat pada hari ini serta berlatih mempraktekkan cara berkenalan dengan satu orang, waktunya 10 menit, dari jam 10:00-10:10 WIB tempatnya seperti sekarang saja, yaitu didepan ruangan bapak. Kalau begitu saya permisi dulu ya”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar